Loading...

Saturday, October 31, 2009

Negeri-Negeri Pengguna Bahasa Tondano

Berikut ini adalah negeri-negeri pengguna Bahasa Tondano seperti yang ditulis oleh Bpk Boeng Dotulong di situs Facebook: Lestarikan Bahasa Tondano.
Menurut F.S. Watuseke dalam tulisannya Sejarah Minahasa, penutur bahasa Tondano berjumlah kurang lebih 70.000 (th. 1960-an). Sekarang ini barangkali sudah menurun seiring dengan mulai tidak dikenalnya Bahasa Tondano di kalangan orang Tondano, terutama para generasi muda.
Menurut buku Injil ni Markus karangan F.S. Watuseke, yang juga disebut oleh Bpk Boeng Dotulong, para penutur Bahasa Tondano tersebar di wilayah pegunungan Timur Lembean dan seputaran Danau Tondano. Di samping wilayah tsb di atas Bahasa Tondano juga dipergunakan di wilayah-wilayah transmigrasi seperti di wilayah sekitar Tendeki, Duasudara dan Danowudu, di Sampiri dan di wilayah-wilayah transmigrasi sekitar Tompaso-Baru, Kecamatan Modoinding di Minahasa-Selatan, di beberapa wilayah transmigrasi di Bolaäng-Mongondow, juga para perantau baik yang ada di Jakarta dan wilayah-wilayah lainnya di Indonesia maupun di luar negeri.

Menurut dialek bahasa Tondano dibagi atas tiga jenis, Dialek Tondano, Dialek Kakas dan Dialek Remboken.

Sewaktu saya masih bekerja sebagai penterjemah Alkitab bahasa daerah bersama dengan Pusat Penerjemahan Bahasa UKIT, hasil terjemahan Bahasa Tondano, dialek Tondano, pernah kami bawa ke Remboken untuk mendapat masukan dari penutur bahasa di sana, dan kami dapati bahwa dengan banyaknya kesamaan yang dimiliki oleh kedua dialek, masih ada juga perbedaan-perbedaannya.

Sebutan lainnya yang cukup meluas untuk Bahasa Tondano adalah Bahasa Toulour (bnd. www.ethnologue.com tentang bahasa Tondano). Akan tetapi hal ini dianggap keliru, seperti dari tulisan F.S. Watuseke "Tondano and not Toulour" yang diterbitkan oleh KITLV (1987). Toulour menurut Watuseke bukan asli Tondano melainkan berasal dari Bahasa Tombulu.


A
TOUDANO = ORANG-AIR
1. Toudano-Touliang = penghuni teluk-laut, danau, sungai.
2. Toudano-Toulimambot= penghuni pd perpanjangan- laut,danau,sungai.
3. Touliang-Oki' = Touliang-Kecil; selanjutnya lihat no. 1.
4. Ranomerut = air yg berderu-deru; KD erut = bunyi gemuruh.
5. Tandèngan = perpanjangan,sambungan; tonjolan; KD tadèng = tonjol
6. Eris = pasir
7. Watumèa = batu-merah (di negeri ini warna tanah kemera-merahan)
8. Telap = jalan samping; terka
9. Watulanèi = batu yg licin dan keras; dlm dialek Kakas & Remboken berarti batu yg dimandikan. (didirikan th 1877)
10. Kayuroya = jenis pohon "Albizzia Minahassae Koord."
(ada juga jenis lain yg disebut Kayu-Tember "Casuarina equisetifolia L.")
11. Kepataran = lapangan yg datar; KD patar = datar, rata.
12. Atep = gelanggang atas; berterung.
13. Wèngkol-Pantè = lengkung, tikungan; Pantè = pantai.
14. Tulap = terowongan; ditempat ini terdpt terowongan-alam; pd satu bagian terpotong-putus; selanjutnya lihat Telap.
15. Seretan = ditarik lebih ke atas (didirikan th 1877 oleh org2 Eris).
16. Maumbi = jenis pohon "Artocarpus dasyphylla Miq."
17. Lalumpè = jenis pohon "Cedrela celebica Koord."
18. Ranowangko = air besar.
19. Kombi = telah ditarik (Kombi dan Sosolongan menjadi satu- keseluruhan dlm th 1878, dengan nama "Kombi".
20. Sawangan-Toundano = membantu.
21. Kolongan-Toundano = ber-belang2 hitam & putih; KD kolong = belang.
22. Rèrèr = getah/lendir -buah,-ikan; kurangi sedikit.
23. Makalisung-Toundano= pemilik lesung.
24. Kinalèosan = pembaikan.
25. Papakèlan = jenis pohon yg tinggi "Lagerstroemia ovalifolia T.et B."; diartikan juga dgn "dilengkapi dgn taji-ayam".
26. Makalonsow = pemilik -batu,-api; KD lusow = sampai pd batu/api
27. Marawas = bunyi suara "geresek2"; memanjang KD dawas, lawas, rawas = panjang.
28. Sasaran = dataran.
29. Koya = melampaui, meloncat; jenis buluh-air Ko'ya "Oxytenanthera sinuata Gamble". (jenis buluh ini biasanya digunakan utk tangga batifar).
30. Tataäran = tempat diadakan- perjanjian,sumpah.
31. Tounsaru = dihadapan orang2.
32. Paleloän = tempat pemandangan yg dirindukan; KD lelo = rindu.
33. Urongo; seharusnya "Wurongo'/Wurungu' " = berdesak-desakan.
34. Tampusu' = menyerupai jantung (tanu-em-pusu').
35. Tendèki = nama panggilan dari pendiri negeri tersebut, yaitu: tn Dèki transmigrasi dari negeri Telap.
36. Danowudu/Danuwulu = buluh-air, peleburan buluh; transmigrasi dari negeri Telap.
37. Pinaësaän (Tompaso-Baru) = dipersatukan; transmigrasi dari Toundano.

B
REMBOKEN = BUNYI DENGKUR (menurut beberaoa orangtua yang saya tanyakan, Remboken berhubungan dengan bunyi rebok dari suara ombak danau Tondano yang memukul batu di Remboken)

1. Pulutan = jenis pohon "Palaquium Minahassae Burck."
2. Parèpèi = jenis pohon beringin "Ficus sp."
3. Kasuratan = sangat beracun; KD surat, sejenis rempah2; "Millettia sericea W.et A."
4. Kaima = pohon-buah "Eugenia Cerasiformis R."
5. Sinuian = dibalas dgn senjata musuh sendiri (pribhs: senjata makan tn").
6. Paso' = nafsu,panas,pemarah,terburu-buru.
7. Tountimomor = org2 berserakan ('ndei' si kina timomoran = tak teratur). Berarti juga: bulat, satu-kesatuan (èntèru); org2 yg dikumpulkan untuk
dipersatukan. "timomor" = seluruhnya, samasekali, sempurna.
8. Penasen = apa yg tlh dibuat diam; KD penas = tau menyimpan rahasia; KD penes = diam.

C
KAKAS = CAKAR, GARUK, KAIS

1. Touliang = penghuni teluk- laut,danau,sungai.
2. Simbel = Woka, Nibong-Itang "Livistona rotundifolia Mart."
3. Sindoran = ?
4. Sembokèi = berlimpahan (talèbè-lèbè); KD sebok = limpah. Dalam bahasa Tounsèa berarti: tuangkan (kasè salèng).
5. Pasolo = sejenis damar utk obor; selongsong dari bambu.
6. Kayuwatu = jenis pohon "Homalium Foetidum Benth."
7. Kalèosan = sangat baik, terletak bagus.
8. Karor = nasib.
9. Toulimèmbèt = org2 yg telah menyeberang/meniti.
10. Toulimambot = org2 yg mendiami bgin lurus- danau,laut,tasik.
11. Tasuka = pohon Ganèmo "Gnetum Gnemon L."
12. Kawèng = perkawinan (di sini terdapat Gunung dgn dua puncak).-


Sumber yang dipakai oleh Bpk Boeang Dotulong:

a. "Nieuw Plantkundig Wrdn. Boek ...", jr 1909; door FSA de Clercq.
b. "Minahasa", deel II, jr 1867; door N. Graafland.
c. "Nederlandsch-Tontemboansch Register & Tontemboansche Teksten; Aantekening", door Alb.T. Schwarz.
d. "Tontemboansche Namen Register", jr 1927; oleh Sam Welei.
e. "Mededeelingen omtrent de Alfoersche Taal v. Noord -Oost Celebes",
door GK Niemann.
f. "Bijdragen tot de Kennis v.d. Zeden en Gewoonten der Alfoeren in de Minahasa", bl 386,390; MNZG, jr 1863; door PN Wilken.
g. "Tontemboansch-Nederlandsch Woordenboek"; door J.Alb.T. Schwarz
h. "Kamus Jolong", th 1953; oleh GH Lengkong & A. Wantalangi.

(dimuat dengan ijin)

0 comments:


Lindungi Danau Kita dengan Menjaga Hutan Kita. Jangan biarkan ini terjadi!

http://www.wepa-db.net/pdf/0712forum/presentation26.pdf

Popular Posts